Semua Hal Tentang Strategi Scalping Forex Yang Perlu Anda Ketahui


Semua Hal Tentang Strategi Scalping Forex Yang Perlu Anda Ketahui

.

Scalping merupakan salah satu strategi trading forex yang bersandar pada analisis teknikal. Dikenal sebagai salah satu metode yang dapat memberikan profit secara cepat, tidak heran jika banyak trader yang ingin mempelajarinya lebih dalam lagi mengenai strategi yang satu ini.To get more news about Strategi tradig jangka pendek, you can visit wikifx.com official website.
  Trader forex yang menggunakan strategi ini akan mencoba untuk “memungut” profit kecil namun dilakukan secara beruntun, yang mana trader tersebut sering disebut sebagai Scalper.
  Biasanya, strategi scalping ini digunakan untuk merencanakan teknik entry dan exit terbaik, sehingga trader dapat memaksimalkan potensi profit dan membatasi loss sesuai pengaturan manajemen risiko.
  Scalping, yang juga menjadi salah satu strategi trading forex paling populer di kalangan trader Indonesia ini mampu menghasilkan frekuensi trading yang sangat tinggi yaitu antara puluhan hingga ratusan dalam sehari -- meskipun rata-rata keuntungan per posisi terhitung sedikit yaitu sekitar 5 - 15 pips.
  Pada umumnya, di beberapa strategi selain dari scalping, kebanyakan para trader forex akan membiarkan posisi mereka terbuka dalam kurun waktu yang cukup lama -- antara beberapa jam hingga beberapa hari, minggu, atau bahkan lebih dari itu, tujuannya agar mereka bisa mendapatkan keuntungan yang besar, antara 20 hingga 1000 pips.
  Sedangkan dalam trading scalping, hal tersebut justru tidak akan Anda dapati karena para scalper biasanya akan mengambil keuntungan-keuntungan kecil yang bisa mereka dapatkan hanya dalam hitungan menit saja, dan hal ini dilakukan secara beruntun hingga mencapai target profit harian yang diinginkan.
  Nah, untuk mengkompensasi rendahnya keuntungan rata-rata per posisi tersebut, para scalper akan memperbesar lot yang digunakan untuk meningkatkan frekuensi tradingnya.
  Karenanya, seorang scalper dapat membuka dan menutup posisi trading antara puluhan hingga ratusan kali dalam sehari. Itulah sebabnya mengapa kebanyakan scalper cenderung melakukan banyak transaksi dalam sehari.
Kenapa strategi scalping banyak digunakan?
  Alasannya karena metode scalping ini dianggap sebagai salah satu strategi trading forex yang paling “aman” untuk digunakan. Biasanya, trader scalper akan (membuka posisi pada time-frame rendah dan menahan posisi tersebut dalam rentang waktu yang cukup singkat dibanding trader non-scalper.
  Oleh karena itu, pengamatan pada kondisi pasar secara keseluruhan menjadi sangat terbatas, dan risiko yang timbul akibat pergerakan harga pasar pun menjadi lebih kecil.
  Lalu, apa saja sih kelebihan lain yang dimiliki oleh strategi scalping ini untuk trading Anda?
1. Dengan scalping, Anda bisa menghasilkan profit lebih cepat
  Kelebihan yang pertama dari teknik scalping ini adalah Anda bisa mendapatkan hasil trading yang maksimal dalam rentang waktu yang terbilang relatif singkat karena para scalper ini akan keluar masuk pasar hanya dalam hitungan menit saja.
  Artinya, pengguna strategi scalping tidak harus menunggu berjam-jam atau bahkan berhari-hari hanya untuk mendapatkan profit dari forex. Cukup trading di time frame kecil seperti M1, M5 dan M15 saja, seorang scalper sudah bisa mendapatkan hasil.
2. Tidak akan khawatir posisinya mengalami floating
  Kelebihan lainnya yang bisa Anda dapatkan dari strategi scalping adalah, Anda tidak perlu merasa khawatir atau bimbang karena memikirkan posisi yang ter-floating.
  Bagi sebagian trader, posisi floating ini adalah hal yang mungkin cukup menyebalkan dan sering membuat cemas, apalagi jika kita tidak memahami kondisi market dan kemana harga akan bergerak.
  Karena ketika posisi yang diambil mengalami floating, kita hanya memiliki dua pilihan antara dibiarkan saja dengan penuh rasa harap-harap cemas, atau justru melakukan cut-loss.
  Sementara para scalper jarang sekali membiarkan transaksi mereka terombang ambing karena terbawa floating ketika pergerakan market tidak sesuai lagi dengan yang diharapkan.
  Tak heran jika saat itu seorang scalper akan keluar dari pasar dengan melakukan cut-loss karena strategi yang mereka gunakan bukan untuk memprediksi pergerakan harga pasar dalam jangka panjang.
3. Lebih berani untuk trading
  Seorang scalper mampu dan berani masuk ke pasar forex meskipun dengan modal yang tidak besar. Tidak sedikit dari para scalper yang hanya memiliki modal $1000 saja mampu menghasilkan profit dengan baik.
Kekurangan dari strategi scalping
  Meskipun strategi scalping ini memiliki berbagai kelebihan, tetap saja selalu ada kekurangannya -- dan ini wajib Anda ketahui sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan strategi scalping pada trading Anda. Berikut diantaranya:
1. Harus siap rugi
  Apapun strategi yang akan Anda gunakan dalam tradingnya, tentu saja kerugian akan selalu tetap ada. Namun maksud siap rugi di sini adalah karena seorang scalper tidak bisa berlama-lama di pasar ketika analisisnya tidak sesuai dengan pergerakan harga yang terjadi saat itu.
  Maka di sini tidak sedikit scalper yang harus keluar dan siap dirugikan. Berbeda dengan teknik lain yang masih memiliki kemungkinan profit dengan membiarkannya dulu ter-floating.
2. Penggunaan lot yang tidak sesuai
  Biasanya seorang scalper jarang memperhatikan masalah manajemen modal untuk membagi lot-nya dalam bertransaksi. Tentu saja hal tersebut akan sangat berisiko terhadap ketahanan modal yang dimiliki karena menjadi tidak seimbang.
Namun hal ini dilakukan karena para scalper tidak akan mengandalkan ketahanan modalnya melainkan mereka akan mengandalkan momentum yang benar-benar presisi dalam waktu yang sangat singkat.

Comments